Platform web XTB versi terbaru menghadirkan workspace (ruang kerja) yang jauh lebih fleksibel dan ditenagai oleh chart dari TradingView. Sekarang kamu bisa membuat berbagai layout, mengatur fitur analisis sesuka hati, membuka beberapa chart sekaligus, dan bahkan langsung trading dari dalam chart.
Cara ganti antara layout baru dan lama
Saat ini, kamu masih bisa memilih mau pakai tampilan workspace versi lama atau sistem layout baru yang bisa diatur bebas. Cara ganti layout:
Buka Pengaturan (Settings).
Cari menu layout My Trades yang bisa di-kustom.
Pilih layout yang kamu mau.
Log out lalu log in lagi supaya perubahannya aktif. Pilihan layout ini akan menentukan jenis chart apa yang bisa kamu pakai:
Layout legacy (lama) pakai versi chart yang lama.
Layout baru sudah menggunakan chart berbasis TradingView.
Membuat dan mengatur layout platform
Tampilan default (bawaan) platform ini sudah memuat fitur dan informasi yang sama persis dengan layout standar lama, termasuk:
Market Watch
Chart
Posisi terbuka (Open positions)
Pending order
Options
Trading
Berita (News)
Info Instrumen
Riwayat (History)
Pencarian
Kelebihan utama dari platform baru ini adalah kamu bisa bikin dan simpan beberapa layout workspace sekaligus. Untuk membuat workspace baru, klik menu pengaturan layout di pojok kanan bawah (atau kanan atas, tergantung setelanmu). Kamu bisa mulai dari layout standar, atau bikin workspace kosong lalu susun dari awal.
Semua komponen bisa diatur menjadi beberapa baris dan kolom, jadi kamu bisa menyusun platform senyaman mungkin. Tab juga bisa ditambah, dipindah, atau digeser sesuka hati. Misalnya, kamu mau taruh Market Watch di bagian atas, posisi terbuka di sebelahnya, lalu chart di bagian bawah—semua bisa dilakukan. Setiap perubahan di layout Standar akan otomatis tersimpan. Kamu juga bisa milih apakah menu ringkasan investasimu mau ditaruh di atas atau di bawah layar.
Tips Penggunaan
Punya beberapa layout bisa sangat membantu. Kamu bisa memisahkan workspace khusus untuk:
memantau pergerakan pasar,
trading aktif harian,
analisis teknikal,
trading options. Jadi, kamu tinggal ganti workspace tanpa harus mengatur ulang layarmu setiap saat.
Pakai widget trading dan informasi
Sekarang, tiket order (form untuk transaksi) bisa ditempel langsung di workspace kamu sebagai widget. Dulu, form ini biasanya cuma muncul sebagai jendela pop-up yang terpisah. Di layout baru, fitur trading bisa jadi bagian permanen dari layarmu. Kamu juga bisa menempelkan Berita bersebelahan dengan:
Market Watch,
chart,
widget trading. Karena semuanya berupa widget, kamu bebas mengatur letaknya sesuai kebiasaan trading-mu.
Menggunakan layout trading options
Kalau kamu main di options, platform sudah menyediakan workspace khusus untuk itu. Layout ini berisi:
option chain (daftar pilihan kontrak),
daftar posisi yang sedang terbuka,
chart dari instrumen utamanya. Daftar posisi di sini bisa menampilkan posisi options maupun instrumen lain yang sedang kamu buka. Chart instrumen utamanya bisa dipakai buat memantau harga pasar saat kamu memilih atau mengatur kontrak options. Kalau tidak suka tampilan bawaan ini, kamu juga bebas bikin workspace kustom sendiri khusus untuk options.
Chart TradingView di layout baru
Semua chart yang kamu buka di layout baru akan menggunakan sistem TradingView. Layout baru ini tidak mendukung versi chart lama. Kalau kamu masih betah pakai chart lama, kamu harus menggunakan layout legacy. Penting dicatat: beberapa fitur keren cuma ada di chart baru ini, salah satunya adalah data harga Extended Trading Hours (Jam Trading Ekstra).
Membuat Split View (Layar Terbagi)
Split View mirip dengan fitur workspace chart di platform versi lama. Cara bikin Split View:
Buka satu chart.
Klik tombol pengatur layout chart di pojok kanan atas.
Pilih format yang kamu mau (misalnya 2 × 2 buat nampilin 4 chart sekaligus).
Masukkan instrumen pilihanmu di tiap panel chart.
Simpan konfigurasinya dengan nama yang kamu mau. Kalau sudah disimpan, kamu bisa buka lagi layout ini kapan saja tanpa harus menyusun ulang dari awal. Kamu juga bisa bikin layout yang lebih besar dengan lebih banyak chart.
Tips Penggunaan
Split View sangat cocok kalau kamu mau:
memantau beberapa instrumen sekaligus,
membandingkan dua pasar yang berhubungan,
bikin layar khusus untuk satu jenis aset tertentu.
Menggunakan banyak chart sekaligus
Saat pakai Split View, garis kursor (crosshair) bisa disinkronkan untuk semua chart. Artinya, kalau kamu geser kursor di satu chart, posisinya akan otomatis ikut tersorot di chart lain. Ini bikin analisis harga lebih cepat. Kalau tidak butuh, fitur sinkronisasi ini bisa dimatikan biar tiap chart bergerak mandiri. Kalau mau analisis lebih detail, kamu juga bisa membesarkan (maximize) satu chart sementara waktu, lalu mengembalikannya ke mode Split View nanti.
Chart tersimpan dan akses di HP
Tab chart bakal tersimpan otomatis, entah itu isinya cuma satu instrumen atau banyak. Menariknya, tab chart yang tersimpan ini bisa diakses dari aplikasi mobile XTB. Caranya: buka layar New Order di aplikasi HP, perbesar chart-nya, lalu buka tab chart yang sesuai. Catatan: Setting chart ini disimpan otomatis setiap 5 detik. Jadi kalau kamu ganti pengaturan lalu buru-buru tutup layarnya, bisa saja perubahannya belum sempat tersimpan.
Membuat template indikator
Dengan template indikator, kamu bisa menyimpan kombinasi indikator teknikal favoritmu dan memakainya di chart lain. Cara bikin template:
Masukkan indikator favoritmu ke dalam chart.
Buka menu template.
Simpan kombinasi indikator tersebut dengan nama yang kamu mau. Nantinya, template ini tinggal kamu apply ke chart mana pun. Biar lebih cepat, masukkan saja ke daftar favorit. Template ini tersinkronisasi otomatis. Artinya, template yang dibikin di web bisa dipakai di HP, begitu pun sebaliknya.
Menggunakan fitur favorit
Di TradingView, kamu bisa menandai tools yang sering kamu pakai dengan ikon bintang (favorit). Kamu bisa memfavoritkan:
timeframe (jangka waktu),
jenis chart,
indikator,
template indikator,
drawing tools (alat coret-coret di chart). Kalau sudah difavoritkan:
timeframe dan jenis chart akan langsung nongkrong di toolbar chart,
indikator favorit akan muncul paling atas di daftar indikator saat chart di-refresh,
drawing tools akan muncul di panel kotak kecil terpisah yang bisa kamu geser ke mana-mana.
Trading langsung dari chart
Secara default, tombol trading (Beli/Jual) sudah langsung muncul di dalam chart. Kamu bisa mengatur pesanan berdasarkan nominal atau volume. Di layout baru ini, angka yang kamu ketik di chart akan otomatis sinkron dengan angka di widget trading lainnya. Jadi, kamu bisa langsung open posisi murni dari chart. Apakah butuh klik konfirmasi atau tidak? Tergantung setting di akunmu:
Kalau konfirmasi aktif, akan muncul pop-up persetujuan sebelum order masuk.
Kalau konfirmasi dimatikan, order akan langsung dieksekusi detik itu juga. Kalau mau layar chart yang lebih lega, tombol trading ini bisa kamu sembunyikan dari menu pengaturan chart.
Memisahkan chart dari layar (Detaching)
Chart bisa kamu "copot" (detach) dari layar utama platform dan dibuka di window terpisah. Fitur ini cocok buat kamu yang butuh ruang lebih luas untuk analisis, tapi tetap mau melihat widget lain di layar utama. Chart yang dicopot ini bisa dikembalikan lagi kapan pun.
Memilih jenis chart
Chart TradingView baru ini punya banyak variasi bentuk chart. Saat analisis harga, pastikan kamu selalu mengecek jenis chart apa yang sedang dipakai, karena setiap jenis bisa menampilkan angka yang beda. Misalnya, candle Heikin Ashi punya rumus hitungan yang beda dari candlestick biasa, jadi angka Open, High, Low, dan Close-nya bisa jadi tidak sama persis dengan harga pasar sesungguhnya.
Mengatur posisi trading di chart
Posisi yang sedang terbuka akan langsung kelihatan di chart. Kalau garis-garis posisinya menutupi gambar analisismu, garis itu bisa disembunyikan dan dimunculkan lagi nanti. Kamu juga bisa ngatur posisi langsung dari chart, seperti:
ubah garis Stop Loss,
ubah garis Take Profit,
tutup (close) posisi. Cara ubah SL atau TP sangat gampang: tinggal klik dan geser (drag) garisnya di dalam chart. Seperti biasa, muncul atau tidaknya jendela konfirmasi tergantung setting akunmu.
Menggunakan fitur Ruler (Penggaris)
Fitur ruler (penggaris) ada di toolbar sebelah kiri chart. Biar cepat, kamu juga bisa pakai shortcut dengan menahan tombol Shift. Ruler ini berguna untuk mengukur jarak pergerakan harga langsung di chart. Catatan: Versi ruler yang sekarang belum bisa menghitung otomatis perkiraan profit atau loss berdasarkan ukuran posisimu.
Extended Trading Hours di chart
Chart yang baru ini sudah mendukung fitur Extended Trading Hours (Jam Trading Ekstra). Untuk aset tertentu yang mendukung fitur ini, kamu bisa melihat pergerakan harga atau candle di luar jam bursa reguler. Ingat, chart legacy (lama) tidak punya fitur ini. Begitu jam bursa reguler tutup, harga di chart lama akan berhenti bergerak. Kalau kamu sudah mengaktifkan Extended Trading Hours tapi tidak ada pergerakan ekstra yang muncul, pastikan kamu sedang menggunakan chart TradingView yang baru, bukan yang lama.
Hot Keys (Tombol Shortcut)
Daftar lengkap tombol shortcut (jalan pintas keyboard) bisa kamu cek di menu Pengaturan (Settings), baik untuk pengguna Windows maupun Mac. Catatan: Shortcut yang berhubungan dengan transaksi (seperti buy atau sell pakai keyboard) cuma bisa dipakai di chart TradingView yang baru.
