Lewati ke konten utama

Apa itu Rollover?

Rollover pada CFD Komoditas

H
Ditulis oleh Hendrick Risqy Purnama

Sebagian besar CFD Komoditas kami didasarkan pada kontrak berjangka (futures contracts). Penetapan harganya sangat transparan, namun hal ini juga berarti instrumen tersebut tunduk pada mekanisme 'Rollover' (perpanjangan kontrak) setiap bulan atau kuartal.
​

Kontrak berjangka yang kami gunakan sebagai acuan harga pasar Komoditas biasanya kedaluwarsa setelah 1 atau 3 bulan. Oleh karena itu, kami harus mengalihkan (rollover) harga CFD kami dari kontrak lama ke kontrak berjangka yang baru. Terkadang, harga kontrak berjangka lama dan baru berbeda, sehingga kami harus melakukan Koreksi Rollover dengan menambahkan atau mengurangi kredit/biaya swap satu kali pada akun trading di tanggal rollover untuk mencerminkan perubahan harga pasar tersebut.

Koreksi ini sepenuhnya netral terhadap laba bersih pada posisi terbuka mana pun.

Sebagai contoh:

Harga saat ini dari kontrak berjangka OIL lama (yang akan kedaluwarsa) adalah 22.50

Harga saat ini dari kontrak berjangka OIL baru (tujuan peralihan harga CFD) adalah 25.50

Koreksi Rollover dalam bentuk swap adalah $3000 per lot = (25.50 - 22.50) x 1 lot (yakni setara $1000)

Jika Anda memiliki posisi long - BELI 1 lot OIL di 20.50:

Keuntungan Anda sebelum rollover adalah $2000 = (22.50 - 20.50) x 1 lot (yakni $1000)

Keuntungan Anda setelah rollover juga $2000 = (25.50 - 20.50) x 1 lot - $3000 (Koreksi Rollover)

Jika Anda memiliki posisi short - JUAL 1 lot OIL di 20.50:

Keuntungan Anda sebelum rollover adalah -$2000 = (20.50 - 22.50) x 1 lot (yakni $1000)

Keuntungan Anda setelah rollover juga -$2000 = (20.50 - 25.50) x 1 lot + $3000 (Koreksi Rollover)

Daftar terperinci mengenai tanggal Rollover untuk seluruh instrumen dapat ditemukan di bagian Informasi Akun / Spesifikasi Instrumen di situs web kami.

Apakah pertanyaan Anda terjawab?